Membangun Percaya Diri Siswa Dengan Metode Role Play

Randi Stokes   March 30, 2018   Comments Off on Membangun Percaya Diri Siswa Dengan Metode Role Play

Role play atau sering juga disebut dengan bermain peran adalah suatu model pembelajaran yang dilakukan dengan memberikan waktu pada siswa untuk menampilkan suatu pertunjukan di depan teman-temannya. Metode ini tentu tidak dapat dilakukan secara individu. Seorang guru harus membantu menentukan dan membentuk kelompok yang terdiri dari beberapa orang. Kelompok-kelompok ini dapat disesuaikan dengan jumlah siswa dan estimasi waktu yang akan digunakan. Cara pembelajaran dengan bermain peran ini sangat membantu siswa dalam memahami suatu peristiwa dengan menampilkannya melalui peran. Selain itu, siswa mampu mengatasi permasalahan-permasalahan psikologis yang dirasakannya seperti rasa malu. Disinilah peran guru sangat menentukan. Bagaimana metode ini membantu siswa membangun rasa percaya diri mereka?

Menjadikan Kelemahan Sebagai Kelebihan

Model pembelajaran role play banyak digunakan untuk pelajaran yang bertemakan rangkaian peristiwa seperti sejarah, dongeng, maupun legenda. Metode ini mempunyai banyak keuntungan baik bagi siswa dan guru. Bagi guru, metode ini mudah diterapkan pada berbagai tema dan situasi, memungkinkan guru mengamati dan mengevaluasi kemampuan siswa secara individu. bagi siswa diantaranya melatih kerja sama, kreativitas, kekompakan, dan mampu memberi kesan sehingga rangkaian cerita dan tujuan pembelajaran mudah diingat oleh para siswa. Selain banyaknya kelebihan yang diperoleh dari penerapan metode ini ada pula beberapa kekurangan. Salah satu kelemahannya ialah murid mungkin merasa malu dan tidak percaya diri.

Rasa tidak percaya diri ini justru mampu dijadikan suatu kelebihan lain dari metode role play. Dalam metode ini siswa diberi kebebasan untuk berdiskusi dan mengambil kesimpulan bersama. Hal ini dapat melatih rasa percaya diri siswa untuk bersuara dalam kelompok. Selain itu, siswa diberi waktu untuk berlatih sebelum melakukan penampilan. Dalam proses ini, siswa dapat mengatasi rasa grogi dan malu secara bertahap dengan bantuan anggota kelompoknya. Terakhir, dengan motivasi dan perhatian khusus dari guru, siswa yang kurang percaya diri mungkin dapat belajar untuk mengekspresikan dirinya dan tampil di depan orang banyak. Untuk mengetahui lebih jauh metode penerapannya https://anekamodelpembelajaran.blogspot.co.id memberikan Anda ulasan yang lebih lengkap.

Related posts: