Mengenal Postpartum Depression

Randi Stokes   February 11, 2018   Comments Off on Mengenal Postpartum Depression

Setiap pasangan muda selalu mencari panduan bayi sebagai pedoman mereka dalam merawat bayi mereka nantinya. Sebab bagaimanapun mendapatkan bayi memang menjadi dambaan bagi setiap pasangan muda namun yang perlu diketahui adalah dalam mengurus bayi tidak hanya menguras tenaga namun juga emosi terutama bagi mereka yang belum pengalaman memiliki dan merawat bayi. Karena itulah mental memang harus dipersiapkan dalam merawat bayi sehingga tidak mengalami baby blues.

Tentang Baby Blues Syndrome

Baby blues syndrome yang sering disebut dengan postpartum depression merupakan suatu keadaan dimana sang ibu mengalami kekhawatiran yang amat sangat dan perasaan sedih yang terjadi setelah melahirkan. Keadaan ini biasanya timbul pada 14 hari pertama pasca melahirkan namun akan semakin memburuk ketika 5 hari pertama. Memang tidak semua ibu melahirkan mengalami hal tersebut namun jika mengalami sindrom baby blues lebih dari 2 minggu maka sebaiknya untuk melakukan konsultasi ke dokter sehingga tidak akan berlanjut.

Gejala Yang Timbul Pada Ibu Yang Menderita Baby Blues Syndrome

Dalam panduan bayi menyebutkan bahwa sindrom baby blues ini diawali dengan timbulnya rasa sedih yang amat dalam meskipun tidak ada penyebabnya. Bahkan hanya karena bayi menangis saja sang ibu merasa sedih sekali hingga ikut menangis. Emosi sang ibu yang tidak stabil dan sangat mudah tersinggung dan marah. Sang ibu selalu merasa kelelahan bahkan hingga sakit kepala. Sering mengalami rasa tidak percaya diri dam selalu cemas, sulit beristirahat bahkan hingga kesulitan untuk tidur. Dan tidak sedikit yang mengalami ketakutan tanpa sebab yang amat sangat.

Jika Bunda tidak ingin mengalami hal tersebut maka sebaiknya untuk melakukan berbagai persiapan baik secara fisik maupun mental. Untuk itu seringlah berkunjung pada keluarga yang baru memiliki momongan untuk bisa menyerap ilmunya. Atau bisa juga bergabung dengan komunitas ibu melahirkan dengan berbagi panduan bayi dan pengalaman dalam merawat bayi. Mintalah bantuan terutama dari suami kemudian pihak keluarga terdekat seperti orang tua, kakak atau adik perempuan Bunda. Jangan terlalu membebani diri dengan berbagai kesibukan merawat bayi seorang diri.

Related posts: