Positif dan Negatif Makanan Cepat Saji untuk Kesehatan

Randi Stokes   April 1, 2018   Comments Off on Positif dan Negatif Makanan Cepat Saji untuk Kesehatan

Makanan cepat saji saat ini sangat populer di kalangan anak muda, bahkan orang yang sibuk dengan pekerjaan pun memilih makanan cepat saji yang tidak memerlukan banyak waktu lama. Rasa yang enak, aroma yang menggoda membuat ketagihan setelah makan pertama kali. Makanan cepat saji atau yang sering disebut Junk Food, pada umumnya rendah nutrisi, namun tinggi kalori yang kebanyakan dari gula, pati, atau lemak.  Di antara makanan cepat saji yang sangat dinikmati oleh kalangan masyarakat adalah pizza, burger, mie instan, fried chicken, dan lain-lain. Jenis makanan cepat saji diproduksi oleh industri pengolahan pangan dengan menggunakan zat aditif untuk memberikan cita rasa yang enak pada setiap makanan.

Dampak Positif

  1. Hemat waktu dalam penyajian makanan. Oleh karena itu makan cepat saji sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki tingkat kesibukan yang tinggi dan dikejar-kejar waktu.
  2. Lebih murah dibandingkan dengan olahan masakan sendiri. Masakan olahan sendiri memerlukan banyak bahan makanan sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
  3. Selalu tersaji dalam kondisi makanan hangat, agar makanan terasa lebih nikmat dibanding makanan yang disajikan dalam kondisi dingin.
  4. Kemasan yang menarik dapat menggugah selera dan minat masyarakat untuk membeli dan mudah di bawa juga jika tidak ingin makan di tempat.

 

Dampak Negatif

  1. Makanan cepat saji mengakibatkan resiko munculnya berbagai penyakit seperti tekanan tinggi, berat badan naik dan kolesterol tinggi. Agar kesehatan terjaga baik, kurangi konsumsi makanan cepat saji.
  2. Junk food menyebabkan kekurangan gizi khususnya pada anak-anak.
  3. Makanan cepat saji memiliki tinggi lemak jenuh yang beresiko meningkatkan penyakit kardiovaskular. Tekanan darah tinggi merupakan faktor resiko jantung, dan mengkonsumsi makanan tinggi natrium akan menyebabkan tekanan darah tinggi.
  4. Kerusakan hati sering dikaitkan dengan banyaknya mengkonsumsi makanan cepat saji yang banyak mengandung sodium dan minyak jahat yang membuat hati bekerja ekstra. Jika kondisi tersebut berkelanjutan, kesehatan hati akan terganggu dan mengakibatkan kerusakan pada organ hati.

Related posts: